Monday, October 7, 2013

Human Beatbox menurut saya!

Saya akan menggambarkan pandangan saya tentang Seni Human Beatbox dalam bentuk Pertanyaan dan jawaban menurut hemat saya..

Note: tulisan ini akan berubah jika ada informasi baru yang saya dapat, dan semoga tidak menyalahi kaedah Musik dan sejarah Musik yang benar.

Semoga bermanfaat! Silahkan disimak!

Q: Apa itu Beatbox?
A: Beatbox adalah Seni Vokal yang meniru (Imitasi, Imposter) hampir semua bunyi-bunyian, namun penekanannya adalah membuat Komposisi ketukan (Beat) dari semua bunyi yang dapat ditiru oleh seseorang. Seni ini di era Modern Berawal pada awal perkembangan musik Hip Hop (1970an -1980an) memang meniru alat yang namanya Beat Machine (Beatbox).

Q: Darimana asal Beatbox?
A: Beatbox pertama kali muncul pada dikalangan Hip Hop antara tahun 1970an - 1908an. Dinamakan Beatbox atau Human Beatbox, karena pada waktu itu para pelaku Hip Hop mencoba meniru alat bernama BEATBOX. Tapi jauh sebelum ada nama Beatbox/Human Beatbox, pada kesenian tradisional sudah ada seni meniru bunyi alat instrumen. Juga seiring berkembangnya musik Modern, manusia juga sudah mampu meniru alat instrumen non elektronik, seperti Biola, trumpet, dll.

Q: Apakah Beatbox berhubungan dengan seni?
A: Jelas, Beatbox merupakan cabang dari Seni Vokal. Berawal dari kemampuan seseorang menyanyi, baik dalam kelompok (Choir, Vocal Group, A Capella, dll) maupun individu (solo).
Suara manusia sangat unik, suara manusia adalah Instrumen organik yang dapat meniru hampir semua bunyi yang didengar oleh manusia itu sendiri. Dalam hubungannya dengan seni musik sendiri, suara manusia dapat melantunkan hampir semua harmonisasi bunyi.
Dalam satu komposisi musik orkestra/klasik, suara manusia dapat mewakili hampir semua alat instrumen.

Q: Bagaimana proses seseorang menciptakan Beatbox?
A: Jawaban paling mendasar adalah "Meniru"
Prosesnya adalah:
1. Bunyi yang hendak ditiru,
2. Didengar,
3. Otak mengkonfersi bunyi tersebut kedalam bentuk "huruf" yang pelafalannya mendekati bunyi yang didengar,
4. Mulut, pita suara, dan semua organ yang dapat menghasilkan bunyi pada manusia

Q: Apakah seorang beatboxer harus menguasai Nada?
A: Seharusnya demikian, bagaimana mungkin memainkan musik tanpa nada?
Sebuah lagu dikenal karena nada tentunya. Pikirkan saja sendiri, jika dalam suatu orkestra atau Band, cuma ada seorang penabuh drum? Atau hanya memainkan beat? Tentu tidak enak bukan.. Jadi saran saya mulailah mengenal nada, warna suara anda, entah anda laki-laki atau perempuan, karena suara anda unik dan mempunyai karakter yang beda dengan orangn lain.
( Sopran, Alto, Tenor, Bariton & Bass)

Q: Bagaimana menciptakan Komposisi Beat yang baik?
A: komposisi beat yang baik tentu saja harus dibarengi oleh banyaknya pengetahuan tentang Musik yang banyak pula.. Semakin banyak kita mendengar musik semakin baik untuk melatih kepekaan kita.
Satu komposisi Beatbox yang baik terdiri atas dua hal yang mendasar..
1. Komposisi
2. Harmonisasi

*Komposisi : dalam beatbox adalah bunyi-bunyian yang mengacu pada ritmik, seperti bunyi Drum Set, bongo, perkusi dan peniruan bunyi alat pukul lainnya.
*Harmonisasi : Nada, humming dengan nada, Efek suara (sound efek), Throat Bass, wooble bass, suara Falset, lirik, rap, bernyanyi.

Q: Apakah seorang beatboxer harus menguasai suatu Efek tertentu?
A: Iya, pada dasarnya semua manusia mempunyai spesial efek tertentu, atau dapat dikatakan sudah mempunyai efek bawaan sejak Ia lahir. Tapi ada juga yang butuh waktu untuk mempelajari satu atau lebih efek.. Hal ini sangat dipengaruhi oleh karakter si beatboxer. Jadi jangan takut untuk mempelajari efek baru, intinya hanya "Mengulik"! Tidak ada yang tidak bisa, semua dapat ditiru.. Tuhan menciptakan kita sebagai mahluk peniru yang HANDAL diantara ciptaan-NYA yang lain bukan!
" GOOD ARTIST COPY, GREAT ARTIST STEAL!"

Q: Apakah ada teknik dan cara tertentu dalam penggunaan Microphone oleh seorang beatboxer?
A: Iya, cara penggunaan Microphone dalam Kegunaannya tentu berbeda-beda! Untuk digunakan oleh seorang beatboxer, cara memegang Microphone yang umum adalah memegang kepala Microphone dengan jari Jempol, telunjuk dan jari tengah, sedangkan jari yang lainnya menggenggam badan Microphone.
Mulut diarahkan Ke lingkaran genggaman dimana terdapat kepala mic.
Atur jarak untuk menghasilkan tekanan bunyi yang tidak menghantam langsung ke dalam kepala Mic.
Untuk mereka yang mempunyai power (tekanan) udara sangat besar, sebaiknya harus mengatur seberapa banyak udara/tekanan yang harus keluar dari mulut, hal ini menyangkut emosi dalam berbeatbox, dan juga kepekaan terhadap hasil dari bunyi yang dimainkan ketika keluar di Loudspeaker! Jika bunyi yang dihasilkan pada loudspeaker berlebihan, sebaiknya kurangi penekanan pada bunyi-bunyi yang berlebih tersebut.
Pada saat menggegam mic, sebaiknya perlu diperhatikan juga celah untuk membuang tekanan udara dari mulut pada sisi dalam genggaman mic.

Q: Apakah ada Microphone khusus untuk Beatboxer?
A: Sejauh ini baru ada satu Microphone yang dibuat khusus untuk beatboxer, Mic tersebut adalah "BBB Dfive" yang diproduksi oleh AKG.
Namun kenyamanan dan kualitas suara yang dihasilkan oleh Microphone terhadap seorang beatboxer berbeda-beda tentunya, hal ini didasari oleh karater suara yang dihasilkan, juga settingan pada mixer dan banyak faktor alat sound systemnya.
Oleh karena itu, seorang beatboxer tentunya tidak harus terpaku pada satu merk/type Microphone saja. Cobalah untuk menggunakan merk/type microphone yang lainnya lagi

Q: Apakah Microphone perlu dijaga kebersihannya?
A: Sangat perlu! Dan sangat penting menjaga kebersihan Microphone!
Mengapa? Microphone yang tidak dibersihkan dapat menjadi SUMBER penyakit dan dapat MENYEBARKAN penyakit!
Air liur/ludah yang keluar dari mulut saat berbeatbox akan menempel pada kepala Mic, baik pada besi pelindung dan busa, jika tidak dibersihkan dengan sabun anti bakteri, bagian tersebut akan karat dan berjamur. Anda tidak mau kan jika terkena penyakit dan sakit karena hal ini bukan!
Sebaiknya bagian-bagian ini segera dibersihkan setelah Microphone selesai digunakan.

Q: Pentingkah seorang beatboxer memiliki Microphone sendiri?
A: iya, berdasarkan pertanyaan sebelumnya.. Sebaiknya gunakan Microphone sendiri penting untuk kesehatan, juga karena terbiasa dengan microphone tersebut secara performa!

Q: Idealnya berapa orang beatboxer kah untuk perform group?
A: 4 orang adalah yang paling ideal.
Beatboxer pertama sebagai pemegang beat.
Beatboxer kedua sebagai pemegang bassline.
Beatboxer ketiga sebagai pemegang efek 1/ rap/ bernyanyi/ harmoni 1.
Beatboxer keempat sebagai pemegang efek 2/ rap/ bernyanyi/ harmoni 2.

Sebaiknya efek/rap/bernyanyi/harmoni yang digunakan adalah yang berbeda antara beatboxer ketiga dan keempat.

Komposisi perform seperti ini juga dapat diadopsi dari komposisi group acapella!

Q: Apakah perlu membuat konsep perform untuk seorang beatboxer, atau Group?
A: sangat perlu, sebaiknya di list, kemudian di pelajari/dpraktekkan langsung sebelum perform! Tentu semakin kita mengenal konsep yang akan kita bawakan akan semakin baik!

Q: seperti apa konsep perform untuk Group Beatboxer?
A: menurut pengalaman saya, konsep yang biasa saya dan teman-teman gunakan adalah:
- Jamming (freestyle atau cover lagu)
- solo-solo perform dari ke-4 beatboxer
- Games beatbox
- Jamming ( Freestyle atau cover lagu)

Q: Perbedaan beatboxer Eropa dan Beatboxer Indonesia?
A: Beatboxer Eropa Inovatif, mereka dapat dengan mudah menginovasi beat yang sudah ada.. Mungkin karena pemahaman tentang seni musik yang baik! Sedang beatboxer Indonesia, rata-rata hanyalah peniru yang handal, bahkan dapat dengan sangat baik meniru beatboxer eropa! Memang kiblat beatboxer Indonesia adalah beatboxer eropa sendiri, tapi bukan berarti harus di copy paste mentah-mentah kan?
Ayo, banyak musik tradisional yang bisa diangkat/diaransemen dalam versi beatbox!


Bersambung! Hehehe..






Tuesday, January 8, 2013

Yang pertama..

Kenapa semua orang mau jadi nomor satu?
Yah agak bingung sih..
Menjadi yang pertama itu baik, tapi jika terlalu ambisius juga gak baik.. (menurut saya.. Hehe..)
Belakangan ini kerap muncul banyak kalangan yang menggunakan kata "pertama" entah untuk mendongkrak kepopularitasan, atau hanya untuk strategi bisnis saja.. Baik sih, namanya berjuang hidup kan! Tidak ada yang salah dengan itu..

Menjadi pertama menurut diri sendiri tidak lebih berharga dibanding pengakuan orang lain!

Friday, December 14, 2012

Dasar Vocal scratch - Beatbox

Menurut saya teknik scratch dalam beatbox sendiri ada 4 macam (silahkan ditambahkan jika ada teknik yang lain)
1. Vocal scratch
2. Whistle Scratch
3. Lip Scratch
4. Crab Scratch

Namun tergantung dari materi yang akan di'sratch', misalkan yang akan discratch adalah 'kata' atau 'kalimat' dari sebuah lirik atau syair.. Maka teknik yang harus digunakan adalah "vocal scratch". Biasanya cara yang paling mudah adalah meng"scratch" tepat di huruf vocal ( a,i,u,e,o) kata/syair dimaksud, namun tidak menutup kemungkinan huruf konsonannya juga dapat di scratch, Atau kombinasi huruf konsonan + vocal. (ba, ra, ta, wa, dll)

!!Cara mudah menurut BdaBX!!

Pasti tau temannya Sponge Bob yang bernama Squidward kan? Teknik vocal yang digunakan dubber karakter squidward adalah teknik dasar yang sama untuk Vocal scratch, cuma karakter squidward hanya berbicara, menyanyi dll..

Sedangkan seorang beatboxer melakukan sesuatu yang lain, scratch!


Wednesday, January 11, 2012

Lyric Janger (Lagu Tradisional Bali)

Ara kijang janger
Janger kopyak kepong 2x
Kopyak sedeng
Kopyak kedopak kedopong 2x

Ara kijang jang jang
Jang jang jang jang 7x

Jajangi janger pong kopyak kepong
Jajangi janger kepong pong
Kopyak dopak pong pong pong
Kopyak dopak dopong sriak sriok
Ngiring mejangeran dijabetengahe

Ara kijang janger janger kopyak kepong 4x


(jika ada kesalahan tulis atau eja, mohon maaf! mohon dikoreksi agar tidak terjadi kesalah pahaman dan pengertian)

Billy Beatbox

Sunday, January 8, 2012

Settingan Gadget Beatbox

ini adalah gambar settingan gadget/alat bantu efek BEATBOX di Talkshow Hitam Putih Trans7

Billy Beatbox Gadgets

2 KAOSS PAD 3
MIXER PHONIC
WHM JTS
PICO netbook



Wednesday, January 4, 2012

Turning Point


Pagi itu aku harus ke kampus..
Waktu itu kami masih tinggal di Mess Bahtera Suaka di jalan Raya Gunung sahari, aku, Mama, Bapak, Jilly dan Susan kedua adikku.
Pagi itu terasa lemas, iya.. aku belum sarapan.. bahkan belum makan dari semalam.. namun Mama sudah menyediakan secangkir teh manis hangat. Iya, hanya itu yang kami punya untuk mengisi perut kami yang lapar.

Sudah beberapa bulan mama tidak bekerja lagi, Ia dipecat dari kantornya tanpa prosedur yang jelas. Terpaksa gaji PNS Bapak yang hanya satu juta lima ratus ribu rupiah musti dipakai untuk menghidupi kami berlima.tidak cukup, sementara  Aku dan kedua adik-adikku kuliah.

Aku kebingungan, terpaksa musti merogoh semua saku celana dan karton, hanya untuk mencari uang seribu rupiah. Untuk ongkos ke kampus. Iya, aku musti ke kampus, UKI Cawang.
Pagi ini terpaksa aku meminjam recehan lima puluh rupiah yang dikumpulkan Susan seharga seribu rupiah. Bayangkan banyaknya dan penuh ketika di masukkan dalam saku celana. Tidak boleh kurang dan tidak boleh ada yang terjatuh.

Aku ke kampus. Menumpang pada Patas P2 jurusan Kota-Kampung rambutan. Ketika kondektur Patas tersebut menghampiriku sambil membunyikan recehan uang di tangannya, kemudian aku merogoh recehan lima puluh rupiah dari saku celana dan langsung memberikan semua kepadanya.. seribu rupiah, ongkos Patas. Ternyata Kondektur tadi langsung menertawaiku sambil berkata.. “ini Jakarta De! Duit gini sudah tidak berlaku..” Hah!! Kemudian dia mengembalikannya dan berlalu dariku.. iya, aku kebingungan. Betapa tidak, perasaan belum ada informasi dari badan keuangan Negara atau dari Bank Indonesia yang menyatakan uang lima puluh perak sudah tidak berlaku lagi.. apalagi di Ibukota Negara. Sambil malu dan kebingungan aku menyimpan recehan tadi kedalam saku celana.. yah mudah-mudahan di kampus nanti uang ini bisa diterima untuk membeli kue atau jajanan yang bisa untuk menghilangkan rasa laparku.

Ketika melintas Jatinegara, naik beberapa pengamen cilik.. mereka terlihat lusuh dengan muka acak-acakan.. langsung bernyanyi dengan suara fals.. suara fals mereka tidak menggangu aku.. soalnya aku lebih memikirkan apa yang akan aku perbuat dengan recehan lima puluh perak ini.. untuk jajan? Untuk ongkos pulang nanti? Ah…. Tapi aku lapar.. Ya Tuhan! Iya belakangan ini aku jarang makan, aku musti jalan kaki dari kampus, cawang, hingga Gunung sahari.. itupun dengan perut keroncongan..
Aku jadi sering mengeluh.. mengapa TUHAN mengijinkan kita pindah ke Jakarta dan kemudian musti menjalani hidup seperti ini.. makan susah, apalagi ongkos transport..
Rasanya tidak adil ketika membandingkan hidup kami di Papua, sesusah-susahnya kami.. tetap ada makanan untuk dicicipi..

Tapi kemudian perhatian aku terganggu oleh pengamen-pengamen cilik tadi.. mereka tetap bernyanyi dengan suara falsnya.. tapi bukan itu.. aku kemudian menatap mereka satu persatu..
Sejenak aku berpikir.. hey, kenapa aku selalu mengeluh? Coba kau pikir Billy, pengamen-pengamen ini.. punya orangtua kah mereka? Tinggal dimanakah mereka? Sudah sarapankah mereka? Tidur diatas kasur empukkah mereka? Punya sanak saudarakah mereka? Dan masih banyak pertanyaan di balik pikiran aku…

Aku tidak akan mengeluh lagi.. soal apa yang akan aku makan dan semua yang aku kenakan, semua yang mengkhawatirkan aku.. karena aku tahu TUHAN memelihara aku seperti IA memelihara semua orang.

Billy Tamnge
05/01/2012

"Sa mo jadi artis Kawan!"


Waktu kecil, kira-kira umur 8 tahun.. Billy sedang bermain deng de pu sahabat dua, Koko dan Franky..
Tiba-tiba Koko tanya, “eh… kalo kam dua su besar, kam mo jadi apa?’ trus Frengky bilang “Sa mo jadi Pengusaha Kawan!” “Baru Billy ko mo jadi?” lanjut Koko, “sa mo jadi Artis!” kata Billy. “Baru ko mo jadi?” kata Billy sambil melihat Koko.. “Sa mo jadi Pegawai Pemerintahan!” Kata Koko sambil menaikan alisnya….

Beberapa tahun kemudian..

Saat itu aku menerima telepon di tengah malam..
Terdenga suara di seberang “Hallo..  Syalom Kawan, Ko su lupa Sa ka?” 
Iya aku ingat suara itu... Suara yang sering kudengar ketika aku di kota kelahiranku, Jayapura. suara yang sering menasihatiku, suara yang sering menceritakan hal-hal serius dan konyol.. mulai dari pembicaraan bersifat rohani sampai Jasmani.. hahaha.. iya, Suara Sahabatku! Koko..
“Eh Kawan, masa sa lupa tu.. trada ya..!”
Dan pembicaraan itu berlanjut mulai dari bertanya kabar dan sampai pada..
“eh Kawan, ko masih ingat dulu waktu tong kecil.. sa ada tanya, Kalo besar mau jadi apa?” kata Koko. “sa lupa!” kata ku.

Ternyata Koko menelponku hanya untuk memberitahu bahwa pembicaraan kita bertahun-tahun yang lalu, yang menurut aku hanya pembicaraan anak-anak kecil.. justru menjadi kenyataan. Kini Koko telah bekerja di salah satu Instansi Pemerintahan, dan Frangky sudah menjadi Kontraktor.

Apa ini? Pikirku…
Apakah Tuhan bekerja dengan caranya yang ajaib, ataukah obrolan kita semasa kecil itu diucapkan dengan iman? Bahkan aku melupakannya..
Satu hal yang aku percaya, TUHAN memelihara aku! Bahkan dalam masa-masa terburuk aku, ketika aku jatuh di dasar yang terdalam.. Ketika aku melupakan DIA!

Billy Tamnge
04/01/2012